Metode Siklus Air untuk Pengukuran Hidrologi

Jasaukur.com – Metode siklus air untuk pengukuran. Gunakan ERS-1 SAR (Earth Resources Satellite-1 Synthetic Aperture Radar) untuk mendeteksi metode hidrologi, mengurangi resolusi model untuk meningkatkan model hidrodinamik, sehingga meningkatkan akurasi DEM intertidal. Lokasi garis pantai, menyerap data pasang surut dalam model hidrodinamika, dan menggunakan DEM awal untuk memperbaiki data batimetri pada tahap akhir.

Metode Siklus Air untuk Pengukuran Hidrologi

Ciri-ciri zona intertidal yang digunakan oleh sistem pemantauan kamera adalah karena pasang tertinggi dan terendah maka daerah tersebut akan terpapar air laut secara teratur dan lokasinya akan berubah. Jika ditemukan rangkaian garis muka air pada siklus pasang surut.

Maka data tersebut dapat digunakan untuk mengukur topografi dasar laut di zona intertidal. Salah satu cara untuk mendapatkan rangkaian garis air adalah dengan menggunakan sistem pengawasan dengan kamera.

Garis pantai yang diekstrak dari serangkaian gambar yang diambil oleh kamera dapat diubah menjadi data kedalaman. Jarak antar kontur diperoleh dengan mengoreksi citra melalui pengolahan citra digital.

Resultante Gaya

Akibat dari dua gaya ini (yaitu gaya resultan) disebut gaya pasang surut, yang dapat diarahkan ke, sejajar, atau jauh dari permukaan bumi menurut posisinya relatif terhadap bulan di permukaan bumi. bumi. Penurunan produktivitas pasang surut (tanpa skala).

Gaya sentrifugal memiliki jarak dan arah yang persis sama di semua titik, di mana gravitasi yang diberikan oleh bulan di bumi berubah baik dalam jarak (jarak ke bulan berbanding terbalik dengan persegi) dan arah (jarak ke bulan). Pusat, dengan sudut.

Seperti dikutip dari Open University pada tahun 1994, gaya pasang surut pada titik mana pun merupakan gaya resultan gravitasi dan gaya sentrifugal pada titik tersebut, dan berbanding terbalik dengan kekuatan sepertiga jarak dari bulan. Selain tenaga pasang surut, gelombang pecah juga muncul di dekat zona intertidal.

Karakteristik daerah ini biasanya kedalaman air yang dangkal dan dinamika gelombang pecah, yang akan mempersulit perolehan data sounding menggunakan metode konvensional (yaitu, kapal / kapal dengan alat gema PerPer).

Zona intertidal merupakan bagian dari pemetaan LPI dan merupakan wilayah yang akan dipetakan. Untuk peta LPI dengan rasio 1: 1, studi terpisah tentang perolehan data hidrologi, termasuk metode garis pantai dan batimetri, harus dipertimbangkan.Faktor pasang surut, kemiringan pantai, dinamika laut, persyaratan skala peta, kecepatan perolehan dan Faktor biaya.

Artikel ini menjelaskan teknik yang dapat digunakan untuk survei garis pantai dan survei hidrologi di zona intertidal untuk menghasilkan peta LPI dasar dengan skala 1: 10.000. Selain itu, tantangan akuisisi data (depth sounding) di zona pecah gelombang dibahas secara singkat.

Baca juga: Hidrometri Pengertiannya Dan Kegiatan Pengukuran Hidrometri

Definisi dan Lingkup Zona Intertidal

Zona intertidal sangat dipengaruhi oleh pasang surut. Secara teknis, zona intertidal didefinisikan sebagai daerah sempit yang membentang di sepanjang pantai, yang lebarnya dibatasi oleh pasang tertinggi dan terendah.

Daerah ini disebut juga dengan daerah pesisir. Saat permukaan air rendah, wilayah tersebut berada di atas permukaan laut, dan saat air pasang tinggi, berarti berada di bawah laut. Ilustrasi cakupan zona intertidal dan lokasinya relatif terhadap wilayah laut lainnya.

Zona intertidal / zona pesisir merupakan zona paling awal dari sistem pembagian zona laut. Di bawah zona intertidal adalah submarine, open land, cow back dan area semi-arid. Zona intertidal tergolong lapisan ringan, yaitu suatu daerah yang masih dapat ditembus sinar matahari.

Dari sudut pandang biologis, zona intertidal merupakan penghubung penting dalam ekosistem laut. Di kawasan ini, rantai makanan tumbuhan dan hewan dari semua makhluk hidup terbentuk. Oleh karena itu, kawasan ini memiliki kepentingan strategis secara ekonomi.

Mengenai potensi ekonomi kawasan intertidal, perlu dilakukan perhitungan sumber daya yang dimiliki kawasan tersebut. Langkah pertama dari daftar periksa ini adalah mengumpulkan informasi geospasial kawasan dengan menyediakan peta dasar termasuk informasi batimetri, garis pantai dan atribut yang diperlukan.

Demikian informasi mengenai metode suklus air dalam  jasa survey batimetri di Jakarta. Pecayakan pada kami untuk survei batrimetri. Untuk info lebih lanjut silakan menghubungi kami di whatsapp