Jasa survey topografi pada perancangan taman

Jasa survey topografi Menurut Simonds (1983) menjelaskan bahwa dalam lansekap karakter tapak yang menarik harus diciptakan atau dipertahankan sehingga semua elemen yang memiliki banyak variasi menjadi kesatuan yang harmonis. Lebih lanjut Simonds menjelaskan bahwa dalam mendesain sebuah lansekap terdapat sebuah prinsip, yaitu dengan mengeliminasi elemen elemen yang buruk dan menonjolkan elemen-elemen yang baik, karakter tapak yang menarik harus diciptakan atau dipertahankan sehingga semua elemen yang banyak variasinya akan menjadi kesatuan yang harmonis.

Sedangkan Ingram (1991) menambahkan bahwa prinsip-prinsip desain merupakan perpaduan antara elemen-elemen desain yang tergabung dan saling berinteraksi dalam pembentukan suatu taman, yaitu: kesatuan, keseimbangan, peralihan, pemberian focal point, kesesuain, irama, pengulangan dan kesederhanaan.

Concept plan merupakan aplikasi konsep desain yang digambarkan dengan produk block plan dan site plan dan selanjutnya dijabarkan dengan penjelasan beberapa areal secara spesifik dengan gambar ilustrasi. Block plan adalah komposit dari konsep ruang, konsep sirkulasi, dan konsep vegetasi yang digambarkan dalam bentuk denah. Konsep ini merupakan hasil perencanaan yang dibuat sebagai kebutuhan desain berdasarkan analisis dan sintesis yang telah dilakukan.

Jasa Survey Topografi

Site plan adalah merupakan gambar final dari konsep desain yang diterapkan, Site plan berisi data lengkap mengenai penggunaan elemen keras dan elemen lunak yang digunakan.

Indonesia sebagai negara  yang secara dinamis terus berkembang, berdampak pula ada pertumbuhan penduduk. Pertumbuhan penduduk ini membutuhkan ruang hunian, sehingga akan berkurang ruang terbuka publik dan menurunnya kualitas lingkungan hidup. Pengembangan kawasan yang ada khususnya di perkotaan terjadi karena ketidak tepatan rencana akan pembangunan, sehingga lingkungan menjadi berkembang secara ekonomi, namun menurun secara ekologi.

Baca Juga :  Hello world!

Dalam kaitan hal tersebut diatas sehingga menuntut peran dari perancang kota untuk dapat merencanakan dan mendesain suatu kawasan yang tidak hanya berkualitas sesuai dengan ciri khas masyarakat kota. Tujuan perancangan ini yaitu mengkaji dan menerapkan konsep visible landscape yang berperan sebagai ide konsep acuan dalam perancangan taman kota.

Konsep visible landscape tersebut saling mendukung satu sama lainnya, dimana masing-masing elemen ruang luar memiliki konsep, sehingga jika konsep visible landscape tersebut menjadi sebuah kesatuan di dalam desain taman perkotaan, maka akan membentuk karakter lansekap yang berbeda. metode yang digunakan dalam perancangan ini adalah :

  1.  Dilakukan dengan metode procedural dalam menghasilkan desain arsitektur.
  2.  Kajian pustaka.
  3.  Jasa survey topografi.
  4.  Studi preseden.
  5.  Metode simultanitas dan eksperimen digunakan untuk menghasilkan implementasi desain.

 

Pendekatan tapak dan konsep visible landscape di gunakan menghasilkan bentuk dasar untuk mendapatkan pola bentuk desain taman kota. Hasil perancangan yang benar jenis ruang terbuka publik yang akan dihadirkan merupakan desain taman kota dengan menggunakan konsep visible landscape, yang akan mengarahkan perancangan Taman Kota untuk mencapai tujuan yang diharapkan, baik dari segi estetika bangunannya maupun dari segi fungsionalnya.

Lansekap seperti taman kota menjadi salah satu ruang yang dibutuhkan dan diminati karena sifatnya yang terbuka. Konsep visible landscape yaitu the view, the vista, the axis, the symmetrical plan dan the asymmetrical plan ini dapat dipakai sebagai elemen – elemen ruang luar pada perancangan taman kota.

Perancangan lansekap yang berlandaskan nilai – nilai tradisional daerah harus tetap dipertahankan untuk mempertahankan kearifan lokal di bidang arsitektur, khususnya di tempat-tempat umum seperti lembaga pemerintahan, lembaga pendidikan, lembaga pelayanan masyarakat. Konsep desain lansekap yang menggunakan tatanan tradisional daerah diharapkan dapat diterapkan di semua lembaga, sehingga berperan dalam menjaga kelestarian bidang arsitektur yang berlandaskan nilai tradisional lokal daerah masing – masing.

Baca Juga :  Jasa Pengukuran Tanah di Jakarta, Bagaimana cara memilih konsultan pengukuran tanah?

Selain jasa survey topografi, poin penting yang harus diperhatikan dalam penyusunan taman adalah bagaimana konsep desain lansekap pada areal taman kota yang sesuai dengan konsep perancangan lansekap daerah, yang bernilai estetik, fungsional, dan dapat memperkuat identitas lansekap kota tersebut.

Salah satu aspek yang perlu diperhatikan pada type tapak yakni tanah Mediteran, Tanah Mediteran adalah Jenis tanah pada tapak yang memiliki karakteristik yang kurang subur karena bersifat basa dan kurang unsur hara, sehingga membutuhkan perlakuan ekstra terhadap pertumbuhan tanaman. Namun karakteristik tanah cukup potensial untuk digunakan sebagai pondasi konstruksi bangunan, karena tidak perlu untuk melakukan pengerasan lahan terlebih dahulu dan langsung dapat digunakan sebagai pondasi pada konstruksi bangunan yang akan dibuat.