Jasa survey topografi

Pemerintah melalui undang undang sudah mengatur tentang peta desa, seperti yang tertuang dalam UU No. 32/2004, disebutkan perlunya penetapan dan penegasan batas daerah, dalam hal ini provinsi dan kabupaten / kota. Turunan dari undang undang diatas berupa implementasi penetapan dan penegasan batas daerah di abupaten/kota, hal serupa juga perlu dilakukan untuk wilayah desa. Peraturan terbaru adalah UU nomor 6 tahun 2014 pasal 8 ayat 3 butir f menyatakan bahwa batas wilayah desa yang dinyatakan dalam bentuk Peta Desa yang telah ditetapkan dalam peraturan Bupati / Walikota.

Jasa Survey Topografi Jakarta

Menurut Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal 2005) peta merupakan wahana bagipenyimpanan dan penyajian data kondisi lingkungan, merupakan sumber informasi bagi para perencana dan pengambilan keputusan pada tahapan dan tingkatan pembangunan.

 

Peta adalah gambaran permukaan bumi pada bidang datar dengan skala tertentu melalui suatu sistem proyeksi (Nurpilihan, 2012).  Keberadaan peta merupakan salah satu elemen utama untuk perencanaan pembangunan suatu wilayah di masa sekarang, dikarenakan peta merupakan alat bantu yang paling dasar untuk mencari informasi geografis dan menjelaskan keadaan sesuatu di wilayah.

 

Dalam praktiknya, pencarian informasi keadaan suatu wilayah dengan peta dapat menggunakan peta yang sudah dibuat orang lain  atau peta yang dibuat sendiri. Makna lain peta adalah gambaran rupa bumi yang diproyeksikan kedalam bidang datar kemudian diperkecil dengan skala tertentu dan dilengkapi dengan tulisan serta simbol sebagai keterangan yang disebut legenda.

Peta memberikan informasi suatu tempat dengan benar sesuai koordinat – koordinat geografis yang bersumber dari citra satelit. Didalam sebuah peta informasi atau data peta itu antara lain dapat berupa penyampaian sarana dan prasarana, alokasi penggunaan lahan, dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Jasa Ukur Fotogrametry

Jasa survey topografi Jakarta

Wilayah mulai dari lingkup terbesar seperti negara sampai lingkup terkecil seperti desa wajib memiliki peta yang memuat informasi yang diperlukan. Karena berhubungan erat dengan batas maupun letak suatu daerah maka peta desa merupakan salah satu unsur yang penting dan harus dimiliki oleh suatu wilayah maupun daerah. Keberadaan sebuah peta dalam suatu desa merupakan hal yang penting yang harus dimiliki oleh suatu desa agar mempermudah akses informasi wilayah desa.

Dengan mendigitalkan peta – peta tersebut menggunakan software SIG (Sistem Informasi Geografi) akan meningkatkan akurasi fitur dalam peta yang dibuat secara manual dengan menghubungkan mereka ke dalam sistem koordinat geografis. Usaha pemetaan yang dilakukan oleh masyarakat biasanya menghasilkan peta yang dibuat secara manual yang menunjukkan lokasi landmark penting, penggunaan lahan tradisional, dan batas – batas desa.

 Pada sebuah peta desa yang umumnya memiliki potensi berupa pertanian dan perkebunan serta industri kerajinan. Sehingga diperlukan informasi berupa peta administrasi dan fasilitas yang dimiliki yang bisa diakses oleh warga maupun pendatang.

Jasa survey topografi Jakarta

Namun jika peta desa yang biasanya dimiliki masih berupa peta sederhana yang berfungsi untuk menunjukkan batas administrasi, dan tidak menggambarkan komponen pendukung seperti jalan dan drainase serta fasilitas yang ada. Peta yang dihasilkan sederhana tersebut belum memenuhi kaidah kartografi dan juga banyak yang belum menampilkan informasi geospasial secara optimal pada petanya.

Hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman masyarakat awam dan  keterampilan mengenai peta serta pembuatan menggunakan perangkat komputer (sesuai kaidah dan standar pemetaan). Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas dan keterampilan sumber daya untuk menyajikan informasi geospasial dengan baik dalam bentuk peta.

Baca Juga :  Jasa ukur tanah

Dengan dimilikinya peta desa yang menampilkan informasi geospasial maka aparat dan masyarakat desa dapat mengetahui batas wilayah desa, mengidentifikasi dan inventarisasi potensi atau aset desa sebagai langkah awal untuk perencanaan pemberdayaan potensi yang dimiliki desa.

Selain itu, dengan Peta Desa, dapat diketahui pula hal – hal yang dapat menjadi kendala dalam upaya pemberdayaan potensi tersebut, sehingga dapat dilakukan langkah penyelesaiannya.

Desa seringkali tidak mengetahui secara pasti batas wilayahnya. Padahal batas wilayah antar desa bersebelahan merupakan langkah awal untuk mengidentifikasi dan inventarisasi aset yang dimiliki.

Peta informasi terkait batas desa, fasilitas, dan aksesibilitas perlu disusun untuk memudahkan dan mendukung program pemerintah yaitu sistem informasi desa (SID).

Demikian uraian mengenai Peta Desa, jika pembaca memerlukan jasa pembuatan peta bisa menghubungi kami Jasa Survey Topografi 0813 3300 4422.

 

Wassalam.